Ovianty

Cara Menjaga Kesehatan Gigi Anak Dengan Benar

“Bu, mau dong ke dokter gigi yang bagus. Temanku katanya ke dokter gigi di TMII, bagus ada mainannya,” pinta si kakak.

Setahu saya ada klinik gigi yang bagus di TMII itu yaitu klinik MHDC di Green Terrace. Ada di deretan foodcourt makanan. Memang klinik MHDC itu bagus banget. Selain banyak mainan, dekorasi interiornya juga bagus banget. Warna-warni indah, sesuai dengan kesukaan anak-anak. Selain itu cabang klinik MHDC juga banyak, selain di Green Terrace ada juga di Summarecon, Bekasi.

Si kakak di MHDC Clinic Kalibata City

Baca juga :

Cara Membuat Anak Senang Ke Dokter Gigi

MHDC Clinic Kalibata City

Alhamdulillah tidak disangka saya mendapatkan undangan untuk menghadiri relaunching MHDC Clinic Kalibata City pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019. Sekalian bawa si kakak untuk cek gigi. Dia memang suka mengeluh giginya nggak enak.

“Aku makannya suka lama di sekolah. Soalnya makanan suka masuk ke dalam gigi. Nggak enak.”

Periksa Gigi di MHDC Clinic

Pertama datang si kakak langsung suka, katanya tempatnya bagus. Memang sih dari luar aja dekorasinya sudah kelihatan. Resepsionis pendaftaran juga ramah orangnya. Sambil duduk menunggu, anak-anak bisa membaca picture book, yang diletakkan di rak meja pendaftaran.

Alhamdulillah saat masuk ke ruang gigi, drg. Natasya Hillary dan asistennya ramah menyapa. Si kakak jadi langsung mau diperiksa dengan tiduran di kursinya. Ternyata gigi gusinya ada beberapa yang bolong. Dan juga gigi atas depannya juga goyang.

Oalah baru tahu saya. Pantesan makannya lama banget. Sama dr. Tasya disarankan untuk gigi yang bolong ditambal permanen, karena memang gusi dewasanya masih lama tumbuh. Dan untuk gigi yang goyang bisa digoyang terus agar cepet copot, digantikan gigi dewasa.

Si Kakak periksa gigi di MHDC Clinic Kalibata City

Perawatan Gigi Di MHDC Clinic Kalibata

Selain perawatan gigi untuk anak, MHDC juga menyediakan perawatan gigi untuk dewasa. Jadi orang tua yang datang untuk memeriksakan kesehatan gigi anak, juga bisa ikutan periksa giginya. Ada beberapa jenis perawatan yaitu :

  • Pembersihan karang gigi
  • Tambal gigi
  • Cabut gigi sulung, permanen, dan geraham bungsu
  • Perawatan saluran akar gigi
  • Pemasangan braces
  • Gigi tiruan lepasan
  • Gigi tiruan permanen
  • Veneer
  • In Office Bleaching

Jadi nggak bingung lagi mau kemana kalau berobat gigi. MHDC Clinic Kalibata City bisa menjadi pilihan buat kita dan anak nih. Apalagi lokasinya yang di dalam Mall, bikin anak nggak takut ke dokter gigi. Abis cabut gigi, bisa langsung beli es krim di berbagai foodcourt yang menjual es krim, hehe..

Perawatan Umum dan Aestestik

Selain perawatan gigi ada juga nih perawatan kecantikan buat kita perempuan. Daripada capek mencari salon, lebih baik sekalian perawatan di MHDC Clinic Kalibata City. Dari face treatment, peeling, injection, body slimming, akupuntur, cauter, Hifu for face, dermapen dan whitening infuse.

Health Talk Kesehatan Gigi Anak

Setelah periksa gigi, si kakak dan adeknya ikutan saya menghadiri diskusi kesehatan tentang ‘Kesehatan Gigi Anak.’ Kenapa kesehatan gigi anak itu penting? Karena memang gigi itu dipakai seumur hidup, dan mendapatkan pengetahuan dini mengenai kesehatan anak sangatlah berharga.

Asyiknya lagi, si kakak dan adeknya bisa mewarnai gambar yang akan ditempel di celengan. Ada space di belakang bangku hadirin. Didampingi dengan kakak-kakak dari MHDC, si kakak dan adiknya antusias mewarnai gambar gigi dan peri gigi. Memang anak dikenalkan kesehatan gigi tidak hanya diberitahu dengan mulut. Tapi dengan mewarnai gigi, mereka belajar juga cara menjaga gigi.

Si kakak senang dengan celengan peri giginya

Penjelasan drg. Ivan Surija

dr. Ivan Surija sebagai dokter lulusan Universitas Indonesia menjelaskan tentang kesehatan gigi. Ternyata ada prosesnya lho, bagaimana akhirnya gigi bisa berlubang. Ternyata itu dari bakteri dan makanan manis serta lengket. Lalu menjadi asam. Nah, gigi sehat bertemu asam menjadi gigi berlubang. Tuh, memang anak sekarang rawan gigi berlubang, karena terlalu banyak makan yang manis seperti coklat, es krim, permen dan sebagainya. Sebaiknya setelah makan makanan manis setengah jam kemudian dianjurkan gosok gigi.

Anak sebaiknya mengetahui makanan mana yang musuh gigi dan mana yang sahabat gigi. (drg. Ivan Surija)

Nasi, kentang, sayur, buah, daging, ikan, telur dan susu merupakan sahabat gigi. Sedangkan coklat, cake manis, permen, minuman manis, es krim dan sebagainya merupakan musuh gigi. Dengan begitu anak-anak jadi bisa mengurangi makanan dan minuman manis, yang berbahaya untuk giginya.

drg. Ivan menambahkan idealnya anak diperiksakan giginya setiap 6 bulan sekali. Jangan sampai menunggu gigi anak sakit baru diperiksakan. Apalagi gigi anak itu sejak awal tumbuh sudah harus dirawat, agar giginya tetap bagus dan sehat. Caranya dengan menggunakan sikat gigi jari khusus bayi, diajarkan menyikat gigi yang baik. Sehingga sampai besar, rajin menggosok gigi.

Para narasumber, owner dan staf MHDC

Selain itu menurut drg. Ivan, minimal gigi disikat dua kali sehari pada waktu pagi dan malam hari. Dan pada waktu pagi, sebaiknya disikat 30 menit setelah sarapan. Sehingga meminimalkan kerusakan gigi.

Risty Tagor Menjaga Kesehatan Gigi Anaknya

Ibu itu yang mempunyai tiga anak ini, menjelaskan pentingnya orang tua terutama ibu dalam memberikan teladan menyikat gigi. Selain itu Risty juga mempunyai trik agar anak-anak rajin menyikat gigi.

“Saya meminta anak-anak untuk menyikat gigi di depan cermin. Sehingga anak-anak dapat menyikat gigi dengan benar.” (Risty Tagor)

Dengan tiga anak yang masih kecil, memang menjaga kesehatan gigi anak sangat penting. Karena itu bagi Risty, gigi wajib dijaga sejak dini. Agar gigi mereka tetap sehat sampai besar.

Memang masalah gigi anak ini sangat penting diketahui oleh setiap orang tua, terutama ibu yang paling banyak menghabiskan waktu dengan anak-anaknya. Saya menjadi agak menyesal juga tidak mengetahui perawatan gigi anak ini sejak si kakak lahir. Sehingga ada beberapa gigi kakak dan adeknya yang berlubang. Tapi terlambat lebih baik daripada tidak sama sekali. Sekarang saya rajin mengajak si kakak dan adeknya menyikat gigi. Dan menambal gigi mereka agar tidak kesusahan saat mengunyah.

 

 

 

22 thoughts on “Cara Menjaga Kesehatan Gigi Anak Dengan Benar

  1. anak2 memang rawan banget giginya berlubang dan rusak di sana sini. dibutuhkan ketelatenan dari parents supaya anak2 mau merawat gigi dg baik ya. untunglah, ada MHDC klinik yg bisa banget diandalkan iniiii

  2. Gigi Ponakanku kemarin baru copot. Agak PR karena dia agak takut2 ke Dokter Gigi. Kemarin itu agak ngedrama buat nyabut. Akhirnya digoyang2 terus. Merawat gigi anak tuh emang penting biar mereka terbiasa jaga gigi sampai dewasa

  3. Duh, jadi keingetan sama anak-anak yang susah ke dokter gigi. Jangankan untuk periksa rutin, saat gigi bermasalah aja susah. Tapi kalo ke klinik kayak gitu mungkin bisa mau ya. Bagus dan nyaman kliniknya.

  4. Iya nih padahal saya tuh tau meski belum tumbuh gigi, gusi anak harus rutin dibersihkan, tapi karena males pas udah tumbuh gigi anaknya ga mau mangap, susah deh bersihinnya terus bolong hiks…

  5. saya termasuk yang kurang perhatian terhadap pertumbuhan gigi anak. periksa ke dokternya cuma kalau dia sudah merasa sakit. padahal kalau mau periksa rutin setiap 6 bulan sekali gigi anak bisa dimonitor dengan baik ya. kalau ada yang rusak sedikit bisa langsung ketahuan dan diperbaiki.

  6. Mengajak anak kecil untuk memelihara kebersihan giginya memang perjuangan yang tidak mudah bagi saya. Anak-anak senang makanan manis tapi agak sulit kalau diminta sikat gigi sebelum tidur.
    Tapi semakin besar mereka lebih mengerti dan mudah diarahkan

  7. Masyaa Allah pinternya Kakak nggak rewel pas diperiksa dokyer gigi. Semoga giginya Kakak dan adik sehat terus.

    Enak banget nih Mbak. Praktek dokter juga ada klinik estetika. Bisa sekalian periksa

  8. Kangen sama Risty Tagor.
    Dan ternyata ini yaa, kak…kenapa harus memeriksakan gigi minimal 6 bulan. Karena kalau kita tau penyebabnya, maka segala masalah mengenai makan dkknya bisa teratasi dengan benar.

Tinggalkan Balasan ke Andiyani Achmad Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *