Ovianty

Omnibus Law Koperasi Dan UKM Agar UMKM Naik Kelas

“Lengkeng termasuk buah impor dari Cina, jadi belum bisa masuk, sampai masalah Corona selesai,” jelas ibu pedagang buah, saat saya ingin membeli buah lengkeng. Dampak virus Corona memang terasa banget. Seperti si kecil yang menyukai buah lengkeng, akhirnya terpaksa makan buah duku. Karena buah lengkeng yang diimpor dari China, terpaksa distop masuk ke Indonesia oleh pemerintah. Memang di balik sedihnya tidak boleh masuknya buah impor, sebenarnya kesempatan juga bagi para UMKM yang bergerak di penjualan buah-buahan, untuk meningkatkan penjualan. Tapi

Kemitraan Sebagai Salah Satu Solusi UMKM Untuk Naik Kelas

Teringat saat krisis moneter tahun 1998 menerjang Indonesia, mal-mal banyak yang tutup. Tapi warung kelontong masih pada buka. Memang menyeramkan kalau diingat perekonomian saat krisis moneter waktu itu. Ekonomi begitu pas-pasan, dimana-mana semua orang mengeluh tidak bisa beli apa-apa, termasuk keluarga saya. Bahkan sampai ada ikan asin yang terkenal sebagai ikan krismon, karena paling dicari kebanyakan ibu rumah tangga yaitu ikan peda. Herannya warung kelontong tetap buka setiap hari, dan orang pun masih berdatangan untuk membeli walaupun agak berkurang kuantitasnya.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi Anak Dengan Benar

“Bu, mau dong ke dokter gigi yang bagus. Temanku katanya ke dokter gigi di TMII, bagus ada mainannya,” pinta si kakak. Setahu saya ada klinik gigi yang bagus di TMII itu yaitu klinik MHDC di Green Terrace. Ada di deretan foodcourt makanan. Memang klinik MHDC itu bagus banget. Selain banyak mainan, dekorasi interiornya juga bagus banget. Warna-warni indah, sesuai dengan kesukaan anak-anak.¬†Selain itu cabang klinik MHDC juga banyak, selain di Green Terrace ada juga di Summarecon, Bekasi. Baca juga :

Mengembangkan Kecerdasan Emosi Dan Kepintaran Otak Pada Anak

Sekarang ini, banyak orang lebih suka merekam video saat orang lain kesusahan dan butuh pertolongan secepatnya. Dibandingkan menolong langsung membantu orang tersebut.  Pernah viral kejadian beberapa tahun yang lalu, seseorang laki-laki yang dituduh maling di mushola, dibakar hidup-hidup. Dan orang-orang di sekitarnya hanya menonton, bahkan tega merekam videonya, tanpa berniat membantu memadamkan api. Akhirnya laki-laki tersebut meninggal dunia, tanpa sempat dicek kebenarannya. Saya sedih banget membaca berita tersebut. Kenapa bisa mereka yang ada di lokasi tersebut tidak mempunyai empati sama

Anak Hebat Dengan Terpenuhinya Serat

Kedua anakku paling jarang sembelit, karena pencernaannya lancar banget. Malah dulu sewaktu batita, mereka bisa pup tiga kali dalam sehari. Terus apakah harus diberikan serat juga? Kalau ibu yang lain rata-rata takut anaknya bakalan sembelit, jadi diberikan makanan yang kaya serat. Sedangkan saya memang mengurangi asupan serat buat anak dari mereka kecil. Kenapa? Malas nyebokin, karena mereka rajin pup, haha.. Serat Dibutuhkan Sejak Dini Kebayang nggak sih, abis makan, beberapa menit kemudian ke kamar mandi langsung nyetor, apalagi pas dulu

1 2 3 13