Cerita Ovy

Tips Menggoreng Ikan Lele Agar Kering

Setiap beli pecel lele, kerasa banget daging lelenya kering dan enak. Beda kalau goreng di rumah, lelenya masih suka basah.

Pernah lihat sih dulu rahasianya dengan cara digoreng pada minyak panas dan cukup lama agar kering, tapi alhasil minyak goreng menjadi hitam. Sayang ya, karena sekarang minyak goreng mahal. Jadi disayang-sayang biar awet hihi…

Trus gimana caranya saya bisa menemukan formula yang tepat untuk menggoreng lele?

Pakai sistim trial and error sih biasanya. Setelah mencoba berternak lele di rumah, dan belajar cara menggoreng yang tepat, akhirnya setelah beberapa kali percobaan tahu bagaimana caranya. Ternyata selain mendapatkan lele yang kering dan gurih, minyak goreng pun bisa bersih.

 

Ikan Berbumbu Dikeringin Dulu

Ini penting lho, biar selain minyak tidak menghitam, tetap bening. Bumbu wajib ditiriskan. Saya curiga sih, jangan-jangan air bumbu yang bikin minyak goreng jadi jelek, nggak glowing lagi.

Belum lagi kalau ikannya masih basah dengan bumbu, bisa-bisa meledak-ledak di wajan. Perang deh sama ikan di penggorengan wkwkw..

Pakai Wajan Anti Lengket

Udah buktiin, kalau pakai penggorengan besi dan alumunium gitu, minyak jadi kotor. Tapi anehnya pas pakai wajan anti lengket neoflam, malah minyaknya bening terus dan ikan tidak lengket. Alhamdulillah.

Minyaknya dituang banyak sih, tapi aman deh kalau tidak kotor minyaknya. Sehingga bisa dipakai lagi.

Pakai Minyak Goreng Berkualitas

Penting sih ini, walau memang harga lumayan. Tapi minyak goreng berkualitas memang tidak mudah kotor dan hitam. Masih terlihat bening walau beberapa kali goreng ikan.

Kalau bisa usahakan minyak goreng yang memang dari awal warnanya sudah cerah.

Tunggu Minyak Panas Dengan Api Sedang

Ini udah rahasia umum, minyaknya harus panas dulu buat goreng. Kalau ikan dimasukkan ke wajan saat minyak belum panas, malah menyerap minyak. Dan untuk membuat ikan kering agak susah. Masak pun jadi semakin lama.

Kecilkan Api Dan Goreng Lele Sampai Kering

Setelah minyak panas dan ikan dimasukkin ke penggorengan. Baru api dikecilkan sedikit, tapi tetap pada posisi api sedang. Goreng agak lama, sampai ikan terlihat kering. Kalau masih ada yang basah dikit, bisa digoreng lagi.

 

Tiriskan Minyak

Ini penting sih, karena ikan yang menyerap minyak itu menjadi lembab dan kurang kering. Lebih baik ditiriskan dulu, agar ikan menjadi lebih kering dan garing pas digigit.

Bila ingin lebih kering, bisa juga piringnya dialasi dengan tissue minyak yang menyerap minyak. Bagus juga untuk mengurangi kolesterol, karena ikan goreng lebih kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *