Cerita Ovy

Rangkaian Nivea Brightening Range 8 Superfood Deodorant

Menjadi wanita yang itu harus wangi sih katanya. Bayangin udah wajah cantik skincare, baju bagus tapi bau ketiak hehe.. Ambyar deh. Jadi sebisa mungkin sekarang pakai deodorant, biar bau ketiak tidak menyebar kemana-mana.

Dulu zaman saya masih sekolah buat urusan ketiak sih pakai bedak. Ketiak harus dicuci dan dipakai ulang bedaknya, agar bau badan terus bertahan wangi. Tapi sekarang saya sudah tidak menggunakan bedak lagi untuk ketiak, kurang simpel kalau harus memakai bedak terus-terusan.

Pilihan saya jatuh ke deodorant, agar bau ketiak tidak muncul seharian. Cara pakainya juga simpel, hanya tinggal oles di ketiak, beres. Kalau pakai bedak di ketiak, kadang bubuk bedak berhamburan sampai ke hidung saat ditepuk ke ketiak, menyebabkan bersin-bersin. Belum lagi bila bekas bedaknya meninggalkan bekas di baju putih, jadi peer buat mencuci dengan bersih. Tidak ketinggalan juga ketiaknya jadi banyak bekas bedak hehe.. harus digosok sampai sisa bedak berjatuhan pas mandi.

Wanita Harus Selalu Tercium Wangi Sepanjang Hari

“Bang, jangan deket-deket. Ibu belum mandi, nanti bau.” Aku meminta Raif, anakku yang berumur 6 tahun saat mendekat. Eh dia malah minta dipangku sambil cium-cium, “Mana bau? Wangi kok.” Sayanya jadi ketawa.

Menjadi wanita itu dituntut wangi, baik saat keluar rumah dan juga di dalam rumah. Tidak hanya penting skincare untuk kecantikan dan kemulusan wajah, baju non daster selama di rumah, tapi ketiak beraroma segar itu juga point plus. Jangan sampai mentang-mentang udah jadi ibu rumah tangga tapi penampilan dan bau, kasihan anggota keluarga lainnya. Walaupun saya belum mandi, tapi usahakan jangan sampai bau badan.

Apalagi udara sekarang kalau lagi panas, subhanallah sinar mataharinya menyengat sampai masuk rumah. Bikin badan berkeringat banyak dan pastinya ketiak ikutan basah. Pengennya ngadem di kamar pakai kipas angin, tapi kan tidak mungkin juga terus-terusan. Para ibu kalau siang malah suka lupa tidur siang, saat banyak pekerjaan. Minimal jangan bau ketiak saat anak datang minta gelendotan.

Kebutuhan Deodorant Zaman Sekarang Yang Tidak Sekedar Wangi

Tapi selain wangi, sebenarnya saya juga pengen ada gitu deodorant yang memperlambat tumbuh bulu-bulu halus, karena terasa risih melihat bulu-bulu halus yang tumbuh. Belum lagi kalau kulit ketiaknya malah jadi berwarna kehitaman, duh geli melihatnya. Pengen gitu ketiak bersih bebas bulu dan berwarna cerah, gimana caranya?

Pernah ada teman wanita  yang pamer, bilang ketiaknya bebas bulu karena keturunan. Saya merasa insecure kadang wkwkw.. Karena itu saya berusaha mencabuti bulu-bulu halus di ketiak dan beberapa kali juga pernah di-scrub pakai lulur. Cuma ya itu ternyata kalau digosok pakai lulur harus pelan-pelan, khawatir kulit ketiak meradang. Untuk bulu-bulu halus tidak masalah, hanya sayang tidak sebersih dicukur, tapi saya takut dicukur hehe..

Terutama setelah menikah, bagi wanita ingin tampil bersih dan cerah di depan suami. Termasuk urusan ketiak, malu kalau terlihat kurang bersih di hadapan suami. Sehingga urusan ketiak ini jangan sampai luput dari perhatian. Makanya sekarang kalau ada deodorant hanya bikin wangi, tapi bikin ketiak jadi berwarna kehitaman, males banget. Pengennya bisa bikin wangi, cerah dan bersih.

Belum lagi ada wanita ketiak yang memang sensitif, salah deodorant atau salah sabun malah bikin kulit ketiak berwarna kemerahan dan gatal. Ada lagi yang ketiaknya lebih terasa tajam baunya karena suka mengonsumsi makanan tertentu seperti junk food, dan jarang mengonsumsi sayuran. Bisa juga karena aktivitas tinggi di bawah matahari, sehingga keringat berlebih dan ketiak bisa rawan bakteri.

Memang kebutuhan akan deodorant tidak sesimpel dulu hanya untuk menghilangkan bau ketiak, tapi lebih kompleks karena perkembangan zaman. Deodorant diharapkan dapat memenuhi kebutuhan wanita seputar masalah ketiak.

NIVEA Brightening Range 8 Superfood Deodorant

“Dibandingkan kulit tubuh bagian lainnya, kulit ketiak memiliki ketebalan lapisan kulit, jumlah kelenjar keringat dan folikel rambut yang berbeda. Merupakan area lipatan, tertutup dan sering bergesekan, kulit ketiak rentan iritasi dan berpotensi menjadi tempat bersarangnya bakteri, jamur dan organisme tertentu yang seringkali memunculkan masalah-masalah kulit.” (dr. Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV, Dokter Spesialis Kulit)

Berusaha menjawab segala permasalahan yang ada seputar ketiak dan perawatannya, pada tanggal 20 Januari 2022, Nivea meluncurkan NIVEA Brightening Range 8 Superfood Deodorant, yaitu rangkaian deodoran yang terdiri dari 4 (empat) varian ini mengandung ekstrak 8 superfood yang kaya akan nutrisi dan antioksidan tinggi. Selain itu, deodoran terbaru dari NIVEA ini juga diperkaya dengan tambahan kandungan lain yang tidak hanya mampu membantu melindungi kulit ketiak dari keringat berlebih dan bau badan, tetapi juga memiliki fungsi dalam merawat kesehatan kulit ketiak, seperti: menghaluskan, mencerahkan serta meratakan warna kulit ketiak.

Terdiri dari 4 varian, masing-masing varian juga diperkaya dengan kandungan bahan aktif lain yang memiliki fungsi dan manfaat tambahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan para wanita Indonesia, yaitu:

Empat varian NIVEA Brightening Range 8 Superfood Deodorant yaitu :

  1. Extra Brightening, bagi yang ingin kulit ketiak cerah dan halus : diperkaya dengan Micro Vitamin C, 8 Superfood, dan ekstrak Licorice yang dapat menutrisi kulit ketiak dan menjadikannya lebih cerah dan halus.
  2. Brightening Happy Shave, bagi yang suka mencukur kulit ketiak : diperkaya dengan Micro Vitamin C, 8 Superfood dan pro vitamin B5 yang dapat membantu mencerahkan, menghaluskan serta mengurangi iritasi yang timbul akibat bercukur.
  3. Brightening Antibakteri, bagi yang merasa bau badannya berlebih : diperkaya dengan Micro Vitamin C, 8 Superfood dan Anti-Bac ACH (Alumunium Chlorohydrate) yang dapat membantu mencerahkan dan mengurangi bakteri penyebab bau badan hingga 99,9%.
  4. Brightening Silk Touch, bagi pemilik kulit kering dan sensitif : diperkaya dengan Micro Vitamin C, 8 Superfood dan Kaolin yang membantu mencerahkan dan membuat ketiak terasa halus dan lembut seperti sutra, seta cocok untuk kulit kering dan sensitif.

Saya merasa cocok menggunakan Extra Brightening untuk saat ini. Wanginya terasa lebih lembut dan menenangkan, dan juga cairannya terasa pas dioles di ketiak. Untuk pertumbuhan bulu halus, alhamdulillah tidak cepat tumbuh, dan terasa lebih kering ketiak. Hanya wanginya memang kurang tahan lama, seenggaknya tidak bau badan.

Kalau untuk Brightening Happy Shave, kebetulan saya tidak mencukur bulu halus tapi mencabutnya, sehingga tidak terlalu penting. Untuk Brightening Antibakteri juga kurang pas, karena aktivitas di rumah, jarang berada di luar ruangan. Dan untuk Brightening Silk Touch, juga alhamdulillah kulit ketiak sejauh ini tidak kering dan sensitif.

MERAYAKAN SELF-LOVE MELALUI SELF8RATION OF #PERFECTPROTECTION

“Saya pernah merasa kurang percaya diri, salah satunya karena body shaming. Saya pun berusaha untuk mengatasinya dengan lebih fokus dalam mencintai diri sendiri termasuk belajar mensyukuri dan menerima segala kelebihan dan kekurangan diri sehingga apapun opini negatif yang disampaikan orang lain, tidak akan mudah mempengaruhi kepercayaan diri saya.”(Abel Cantika, Beauty Influencer)

Dengan diluncurkannya NIVEA Brightening Range 8 Superfood Deodorant, NIVEA melalui gerakan Self8ration of #PerfectProtection ingin mengajak para wanita Indonesia untuk lebih mencintai diri sendiri (merayakan self-love) agar lebih percaya diri.

Self love dimulai untuk lebih fokus mencintai dan merawat diri sendiri. Walaupun wanita terutama yang sudah menikah mempunyai multi peran yang sangat banyak, sebagai pekerja, ibu, guru, koki, dan lain-lain. Tapi menurut Sabrina Diandra, Senior Brand Manager NIVEA Deodorant, merawat seluruh bagian tubuh kita – termasuk kulit ketiak yang jarang terlihat, membuat wanita terus belajar menghargai tubuh sendiri. Dan pastinya lebih nyaman dengan diri sendiri, sehingga tidak peduli dengan penilaian orang dari luar.  Seperti body shaming, bully-an, dan lain-lain sebenarnya lebih rentan bagi kaum Milennial seperti saya, dan Gen Z yang sudah banyak beraktivitas digital.

Minimal sih buat wanita yang suami, keluarga dan lingkungan sekitar yang suka julid menilai wanita, penting banget sih self love. Jangan mau menerima mentah-mentah omongan orang termasuk suami sendiri. Self love sangat penting untuk meningkatkan percaya diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *