Ovianty

Plester Pembalut Luka Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield

“Ibu, aku kena cakar kucing belang, sakit.” Si kecil mengeluh sambil memperlihatkan bekas cakaran kucing di kakinya.

Duh, ini memang resiko kalau anak-anak suka iseng juga mainin kucing saking bosannya di rumah. Akhirnya pasrah deh, kalau kadang tercakar.

Wajar usia kedua anakku 5 tahun dan 8 tahun lagi suka bereksplorasi. Lompat, lari, mengejar, dan berbagai aktivitas fisik lainnya yang rawan luka. Selalu ingin tahu dan mencoba sesuatu. Sebalnya bila terluka malah heboh banget kesakitan, teriakannya suka nggak nahan, bikin malu sama tetangga. Seperti disiksa ibunya, hadeuuh..

Aktivitas Eksplorasi Belajar Dan Bermain Pada Anak

Walau hanya di rumah saja, bukan berarti saya membiarkan anak-anak menjadi terkekang. Mereka masih bebas untuk berkeliaran ke sana-sini. Main air, main dengan kucing, main dengan tanah, main dengan apa aja yang bikin happy.

Bermain sambil belajar, itu prinsipnya. Apalagi si kakak yang sekolah komunitas, lebih mementingkan praktek dibandingkan pelajaran duduk mendengarkan guru. Dengan semakin banyak mencari tahu dan mengerjakan hal-hal baru, anak-anak akan semakin belajar.

Hanya dalam setiap eksplorasi belajar dan bermain, pastilah ada resiko yang membuat saya sebagai orang tua merasa was-was. Dari kemungkinan besar baju dan badannya akan kotor, memasukkan kotoran secara tidak sengaja ke mulut, dan juga terluka.

Yups terluka biasanya terjadi saat anak bersinggungan dengan benda tajam atau terjatuh. Dan biasanya sebagai ibu, saya sudah panik duluan. “Mana yang sakit?” Sambil memeriksa luka anak. Mungkin ini juga yang menyebabkan anak saya ikutan ‘lebay’ bila terluka, gara-gara ibunya lebay duluan.

Plester luka terbaru

Seberapa Penting Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak

Sebagai orang tua, kadang saya suka cemas setiap anak terluka. Apakah luka ini akan berlanjut menjadi infeksi atau segera sembuh? Walaupun sudah dibersihkan dan diobati luka anak, tapi saya ragu apakah sudah memberikan perawatan yang tepat atau belum.

Hansaplast bekerjasama dengan komunitas Tentang Anak, mengadakan acara bertajuk ‘Seberapa Penting Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak’ yang bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun perlindungan bagi anak (secure parenting)  dan perawatan luka. Sebagai salah satu bentuk perlindungan untuk menurunkan resiko infeksi sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang lebih optimal.

“Salah satu langkah optimalisasi stimulasi perkembangan anak, kita harus membiarkan anak bergerak bebas dan eksplorasi lingkungan sekitarnya. Tugas kita, memastikan lingkungan si Kecil aman dari segara bahaya.” (Dokter Spesialis Anak, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A)

Ternyata selain mengobati luka dengan perawatan yang tepat. Sebagai orang tua kita perlu untuk mencegah trauma pada anak saat mengalami luka. Sangat penting tidak menyalahkan anak saat terjatuh, tidak menyalahkan lantai saat anak terjatuh, dan tidak menyalahkan siapapun dan apapun.

Hanya memahami perasaan anak saat terluka, itu sudah sangat membantu anak untuk mencegah trauma. Dan memberikan kepercayaan diri anak untuk bereksplorasi tapi dengan berhati-hati. anak akan merasa lebih aman dan lebih berani mengeksplor lingkungannya kembali.

Selain itu memang masih banyak anggapan di masyarakat tentang perawatan luka yang kurang tepat seperti luka dibiarkan terbuka dan kering akan cepat sembuh. Saya juga sih selama ini hehe.. Tapi ternyata luka yang dibiarkan terbuka sering kali dapat memperbesar resiko terkontaminasi kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Seram juga.

Sehingga sebagai orang tua penting sekali untuk menjaga kebersihan dan kelembaban daerah luka. Pastinya dengan luka yang bersih dan dibalut, membantu proses penyembuhan luka lebih cepat dan baik.

hansaplast plester pembalut luka

Perawatan Luka Yang Tepat Dengan Hansaplast

Memang biar masa pandemi, anak-anak tetap harus bahagia dengan bermain dan tertawa. Kalau semakin dilarang, kasihan juga sudah di rumah aja, buat berekspresi pun dilarang.  Walau begitu penting banget harus diingat saat anak terluka, harus memberikan perawatan yang tepat. Sehingga lukanya cepat sembuh kembali, tanpa ada resiko infeksi lanjutan.

Lalu bagaimana caranya agar luka cepat sembuh?

Hansaplast memiliki tips untuk para orang tua sebaiknya mempelajari jenis-jenis luka dan langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan. Saat anak terluka ada 3(tiga) tahap yang harus dilakukan:

  1. Bersihkan: Bersihkan luka dari kotoran untuk mencegah infeksi. Gunakan Hansaplast Spray Antiseptik yang dilengkapi Polyhexamethylene Biguanide (PHMB) yang dapat mengobati luka tanpa rasa perih.
  2. Lindungi: Lindungi luka dari kotoran dan bakteri untuk mencegah infeksi. Gunakan plester Hansaplast dengan Bacteria Shield yang telah teruji secara klinis dapat melindungi luka dari kotoran dan bakteri penyebab infeksi.
  3. Sembuhkan: Setelah luka mulai mengering, rawat luka dengan Hansaplast Salep Luka untuk mencegah bekas luka.

hansaplast plester pembalut luka

Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield

Sejak kecil saya dulu suka jatuh karena suka berlarian dan main di saluran pembuangan air. Sampai sekarang pun bekasnya masih ada di lutut, kenang-kenangan hehe.. Setiap jatuh pasti mencari obat luka dan plester untuk menutupi luka.

Sekarang kedua anak saya sangat menyukai plester bergambar seperti Hansaplast. Berbagai karakter cerita yang digemari anak-anak. Sehingga mereka sangat suka dipakaikan plester Hansaplast saat terluka.

Hansaplast kini mempersembahkan generasi terbaru Plester di Indonesia sebagai bentuk lebih lanjut komitmen kami pada perlindungan dan perawatan luka, yaitu Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield!

hansaplast plester bacteria shield

“Selalu Ada Melindungi Keluarga Anda”, komitmen yang selalu dipegang oleh Hansaplast. Dengan plester terbaru, Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield, yang mempunyai banyak keunggulan :

  1. Telah teruji dapat menghalang kotoran dan bakteri
  2. Meningkatkan edukasi perawatan luka yang dirancang khusus pada kemasan untuk membantu konsumen memahami langkah perawatan luka yang tepat.
  3. Memaksimalkan keberlangsungan lingkungan melalui penggunaan FSC paper pada seluruh kemasan.

Pastinya dengan adanya Hansaplast dengan bacteria shield ini tersedia di rumah, lebih merasa aman bila sewaktu-waktu ada anggota keluarga yang terluka. Menyiapkan Hansaplast di lemari obat atau kotak P3K, untuk berjaga-jaga.

Semoga anak-anak kita tetap berani dan semangat untuk selalu bereksplorasi dengan lingkungan sekitar. Bila terluka, ada perawatan luka optimal dengan Hansaplast.

14 thoughts on “Plester Pembalut Luka Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield

  1. Saya kemana2 pasti ada pouch hansaplast mulai dr apray sampai plester. Kalau pleseternya dr dr jaman saya sekolah udah ppake dan dibawa kemana2. Skrg makin bagus ya kandungannya. Ada bacteria shieldnya

  2. Bersihkan,lindungi, sembuhkan, cara kerja efektif dengan kandungan yang terbaik dari Hansaplast sehingga luka yang terjadi gak infeksi dan mudah lekas pulih ya.

Tinggalkan Balasan ke diane Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *