Ovianty

Berani Memberikan Makan Hiu Sambil Menyelam Di Sea World Ancol

HIU. Ikan satu ini memang terkenal sangat menyeramkan. Dengan deretan giginya yang tajam siap menyerang siapa saja yang mendekat.

Setahu saya ikan yang menyenangkan itu yang lucu dan enak dimakan. Kalau hiu, nggak pernah suka. Soalnya ganas dan suka nggak ada hati kalau menyerang orang. Apalagi di film-film tentang hiu, pasti selalu digambarkan hiu sebagai predator ganas yang suka memakan manusia.

Dari film Jaws (1975) yang sangat fenomenal tentang hiu yang menyerang seorang wanita yang sedang berenang, sampai terakhir film Meg (2018) tentang hiu terbesar, Megalodon yang muncul di dalam laut. Sehingga tidak salah dong, kalau saya menganggap hiu itu bukan termasuk salah satu ikan yang saya sukai.

The Shark Feeding Show

Lalu bagaimana kalau saya menyaksikan langsung hiu berhadapan face to face dengan penyelam di dalam aquarium besar? Jadi nanti ada seorang penyelam yang akan berada di tengah-tengah hiu dan memberi makan hiu dari tangannya.

Agak gimana gitu nungguin acaranya mulai. Apalagi di dalam aqurium ada banyak yang berenang-renang, mengambil makanan dari tangan penyelam? Woww..

Jujur saya takut. Imajinasi sudah kemana-mana. Gimana kalau tangannya digigit? Atau kepalanya dihantam hiu? Lalu air aquarium tiba-tiba menjadi merah, karena darah. Duhh.. Benar-benar bikin deg-degan. Padahal acara belum juga dimulai, hehe..

Pertama Di Indonesia Dan Dunia

Yups, alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan menyaksikan show terbaru dari Sea World Ancol, yang menampilkan secara live memberikan makan hiu langsung di dalam aqurium, pada hari Rabu, 2 September 2019. Kami bisa menyaksikan langsung tapi tidak diperbolehkan mem-foto dengan blitz, karena dikhawatirkan hiunya kaget dan merasa terancam.

P

Kerennya acara ini merupakan yang pertama di Indonesia bahkan di dunia sekalipun. Diadakan setiap hari pada pkl. 14.30 WIB di Sea World Ancol, The Shark Feeding Show. Menegangkan dan penuh tantangan. Karena selama ini yang diadakan di SeaWorld negara-negara lain, belum pernah ada penyelam yang memberikan makan secara langsung di dalam air. Biasanya makanan di berikan dari atas aquarium, tanpa harus masuk ke dalam aquarium.

Selain seorang penyelam, juga ada seorang rescuer, yang bersiap siaga kalau terjadi apa-apa pada penyelam. Baju penyelam pun dipastikan aman, dengan mengimpor langsung dari Florida, Amerika. Baju ini dibuat dengan homemade. Dan dipastikan melindungi dari hiu, bila tiba-tiba mengigit salah satu anggota tubuh penyelam.

Sedangkan penyelam duduk dengan memegang makanan sambil memancing hiu mau makan. Hiu-hiu yang mencium bau makanannya, langsung segera mendekat. Uji nyali banget bagi penyelam. Tidak boleh beranjak dari tempatnya. Karena gerakan tiba-tiba bisa memberikan sinyal bahaya bagi hiu, yang kemudian akan menyerang penyelam.

Saya menyaksikan satu persatu hiu itu mengigit makanan di tangan penyelam. Agak grogi juga melihat hiu-hiu itu mendekat. Walaupun ukuran tubuhnya tidak terlalu besar, tapi gigi-gigi hiu itu sangat tajam. Kebayang kan kalau semua hiu itu menyerang penyelam. Hiyy.. Jangan sampai.

Resiko Tergigit Selalu Ada

Setelah keluar dari dalam aquarium, penyelam yang memberi makan mengaku tangannya sempat digigit hiu. Gimana rasanya? Untungnya baju nggak bakalan tembus walaupun dipotong sama pisau. Jadi paling cuma memar sih. Aman kan.

Dengan 25 hiu yang berenang di dalam aquarium, pastinya kita merasa tidak aman. Tapi bagi penyelam, apapun yang terjadi resiko pekerjaan. Apalagi sebelum benar-benar mempraktekkan live feeding shark, penyelam sudah adaptasi selama sebulan. Jadi tidak langsung memberikan makan, ada tahapannya sampai akhirnya bisa menyelam sambil memberikan makan.

Hiu Yang Berbahaya Atau Manusia Yang Berbahaya?

Nah kalau saya pasti sih jawabnya hiu yang berbahaya. Lha, manusia aja bisa dimakan bila jatuh ke dalam kawanan hiu seperti yang di film-film. Tapi ternyata kalau dilihat prosentasenya, lebih banyak mana hiu menyerang manusia atau manusia menangkap hiu? Ternyata memang lebih banyak hiu ditangkap oleh manusia.

Ternyata menurut Rico iko Sudranto, Vice President Seaworld Ancol, hiu selalu diburu manusia untuk diambil siripnya. Dan kabarnya sirip hiu berharga 2 jutaan rupiah. Malah hampir 100 juta hiu dalam setahun yang ditangkap oleh manusia. Padahal hiu yang ganas itu hanya berjumlah 32 jenis, dari 500 jenis hiu yang ada di laut. Sedangkan rata-rata hanya 6 orang yang diserang hiu dalam setahun. Jadi memang manusia yang paling berbahaya, dan juga bertanggung jawab akan populasi hiu di laut.

The Feeding Show

Selain Feeding Shark, pasti udah pada tahu kalau di Sea World juga diadakan feeding time bagi para ikan lainnya. Jadi jangan dilewatkan jam-jamnya. Karena memang mengasyikkan untuk dilihat.

Sebelum Feeding Shark, saya sempat menyaksikan feeding time di Touchpool pada pkl. 10.00 WIB. Dimana penyelam memberikan makan kepada ikan-ikan berbagai jenis di Touchpool. Banyak pengunjung yang duduk setia menunggu acara live ini.

Setelah penyelamnya muncul, para ikan berkumpul untuk mendapatkan makanan. Seruuu banget lihatnya, apalagi sekalian dijelaskan ikan apa aja yang muncul oleh kakak pembawa acaranya. Oya, selain ikan, juga ada feeding time kura-kura. Pokoknya asyik lihatnya.

Dan jangan sampai ketinggalan The Feeding Shark ya. Catat setiap pukul 14.30 WIB di Sea World Ancol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *