Peluncuran Embara Embun Mimpi, Antologi 101 Haiku
di celah kayu
![]() |
di celah kayu
![]() |
Pernah ingin menjadi pengusaha tapi bingung mau ngapain? Saya pernah dulu, sekitar tahun 2 tahun setelah lulus kuliah. Entah bagaimana caranya saya mengetahui tentang keberadaan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa(IK-DD) yang saat itu berlokasi di Jalan Kecapi, Jagakarsa. IK-DD membuka kelas gratis untuk belajar berbagai ketrampilan, seperti kelas tata busana, otomotif motor, tata boga, dan handphone….
Workshop “Social Media VS Real World” #BloggerHangout pertama di Blogger Day 2017 Bersama SoMan dibuka oleh mas Ferri Yuniardo sebagai founder Dikidi.com, yang masih kelihatan muda, walaupun ternyata sudah punya anak SMA. Mas Ferri yang bercita-cita menjadi sutradara, akhirnya kesampaian setelah menjadi Youtubers. Dalam menyingkapi fenomena media sosial, mas Ferri memberikan tips: If we acknowledge…
Menjadi warga di kawasan Red Zone Covid-19 itu rasanya nggak nyaman. Mau berkunjung ke tetangga sungkan. Mau melayat takut. Apalagi mendengar satu persatu tetangga meninggal, dan ada jamaah masjid depan rumah yang diisolasi. Sedih dan was-was. “Hah? Masak ibu itu udah meninggal? Jadi sakit karena positif corona? Innalilahi wa inna ilaihi rojiun.” Saya langsung pusing…
Saya takut sekali saat mendapatkan kiriman buku ini. Benaran nih, mau me-review buku ini? Yang benar saja? Seram banget soalnya. Dari judulnya sudah ketahuan cerita di dalamnya. Haduh. Gimana me-review? Baca saja sudah nggak berani. Ini bukunya cocok banget buat yang pemberani dan tidak takut hantu. Tapi apa mau dikata, dikarenakan deadline dari mba Leyla…
Pagi-pagi setelah menerjang hujan dan kemacetan ibukota, saya sampai di gedung Cyber 2 Tower yang berlokasi di Kuningan. Tidak kebayang setiap pagi akan menghadapi situasi seperti ini, bila masih menjadi orang kantoran. Untunglah sekarang saya menjadi blogger dan freelancer writer, jadi tidak harus nyetor muka ke kantor. Sampai di kantor Exabytes, ternyata seminar ‘Social Strategy…
Tanah Papua tanah yang kaya, surga kecil jatuh ke bumi Seluas tanah sebanyak madu, adalah harta harapan Penggalan lagu Papua yang dinyanyikan oleh Edo Kondolangit, memberikan gambaran tentang surga di bumi bernama Papua. Saat mendengarkan lagunya saya tidak mengerti. Seperti apa surga bernama Papua. Bukankah tempat wisata yang indah di Papua hanya Raja Ampat? “Sebelum…
Eah, aku salah satu penyuka puisi
bagus nih bukunya mba, puisinya juga mini dan unik
Haiku ini puisi pendek dengan rumus tertentu kan ya. Pernah baca artikelnya dulu di majalah LIA he he.