Peluncuran Embara Embun Mimpi, Antologi 101 Haiku
di celah kayu
![]() |
di celah kayu
![]() |
Sebelum menikah, muka saya kerap berjerawat. Biasanya kalau sedang parah, jerawat batu muncul di beberapa tempat di wajah. Dan itu mengesalkan sekali, karena pastinya menjadi malu buat tampil di depan umum. Padahal saya sudah memakai salep atau melakukan facial dan peeling buat menghilangkan jerawat, tapi tetap saja jerawatnya nggak mau hilang. Sedih banget. Alhamdulillah sejak…
Mencoba menulis di rumah dan jarang keluar karena kedua anak masih kecil-kecil, membuat saya terserang virus sunyi. Rasanya dunia saya hanya berada di seputar rumah, mau keluar pun hanya bisa dengan suami dan anak-anak, di akhir pekan. Saya seperti kehilangan arah dan tidak tahu apa yang akan saya tulis. Saya ingin bertemu sesama penulis lagi,…
Bagi saya, menjadi ibu rumah tangga itu sebenarnya lebih capek daripada menjadi ibu bekerja. Lho kok bisa? Pasti ada yang bilang, “Kan ibu rumah tangga cuma di rumah, nggak kemana-mana, masak capek sih?” Ya iyalah, kalau bekerja biarpun capek, ketemu orang di jalan, di kantor, bergaul, bersosialisasi, capeknya bisa hilang. Tapi kalau hanya berada di…
Pagi-pagi setelah menerjang hujan dan kemacetan ibukota, saya sampai di gedung Cyber 2 Tower yang berlokasi di Kuningan. Tidak kebayang setiap pagi akan menghadapi situasi seperti ini, bila masih menjadi orang kantoran. Untunglah sekarang saya menjadi blogger dan freelancer writer, jadi tidak harus nyetor muka ke kantor. Sampai di kantor Exabytes, ternyata seminar ‘Social Strategy…
Pahitttt. banget. Saat mencintai seseorang mati-matian, tapi orangnya malah menolak kehadiran kita habis-habisan huhu.. Siapa yang kayak gitu? Saya sih enggak, wkwkwkw.. Eits maksudnya sekarang, dulu mah bucin habis-habisan. Sampai pengen muntah kalau inget kejadian dulu. Upsss. Oke, bicara tentang ‘kebucinan’ memang tidak ada habisnya. Apalagi kalau udah bucin, eh malah ditolak habis-habisan, serasa…
Saya takut sekali saat mendapatkan kiriman buku ini. Benaran nih, mau me-review buku ini? Yang benar saja? Seram banget soalnya. Dari judulnya sudah ketahuan cerita di dalamnya. Haduh. Gimana me-review? Baca saja sudah nggak berani. Ini bukunya cocok banget buat yang pemberani dan tidak takut hantu. Tapi apa mau dikata, dikarenakan deadline dari mba Leyla…
Eah, aku salah satu penyuka puisi
bagus nih bukunya mba, puisinya juga mini dan unik
Haiku ini puisi pendek dengan rumus tertentu kan ya. Pernah baca artikelnya dulu di majalah LIA he he.