Ovianty

Prive Uricran Membuat Mama Lebih Bahagia

Setelah mama saya pensiun dari pekerjaannya sebagai guru agama SMUN 51, saya merasa heran dengan mama. Setiap hari bawaannya emosian, ada saja yang membuat dirinya marah. Apalagi anak saya Erin, yang saat itu berumur 2 tahun, sedang lincah-lincahnya, sehingga ada saja yang salah di mata mama. Dari rumah yang berantakan, Erin yang tantrum, Erin yang malas makan, saya yang tidak mau mengajak anak jalan-jalan setiap pagi. Pokoknya ada ajaa yang dikomentarin, sampai kuping saya panas dibuatnya. 
Sudah beberapa kali saya singgung, agar mama mau mengajar lagi di SMUN, karena mama pernah ditawari mengajar lagi setelah pensiun. Tapi mama menolak, dengan alasan ingin memperbanyak waktu di rumah untuk ibadah. Ditambah lagi, rumah kami berada di depan masjid, mama ingin rajin sholat berjamaah di masjid. Tapi nggak bohong, seperti ada yang lost dalam diri mama. Terlalu banyak menghabiskan waktu di rumah, tanpa kemana-mana, membuat mama jenuh dan marah-marah.

Mother how are you today
Here your son, want to say
Mother how are you today

Mengajak mama jalan-jalan jauh selalu terkendala dengan hasrat mama buat pipis. Sehingga mama kalau pergi jauh, pasti deh minta pipis terus. 
Ibu saya menderita anyang-anyangan, di rumah selalu bolak-balik ke kamar mandi. Setiap sholat, hampir dipastikan selalu pipis. Yang susahnya kalau diajak jalan-jalan jauh. Kepikiran kamar mandi terus. Pasti deh, kami selalu mencari mushola atau minimarket untuk numpang pipis.

Nah, bingungnya kalau tidak ada mushola atau minimarket, apalagi kalau memakai angkutan umum alias bus, kalau jalan jauh. Kan nggak bisa minta turun sembarangan. Akhirnya biasanya mama memakai dua alternatif:

  • Mama menahan pipis. Tapi akibatnya marah-marah karena kesal tidak bisa pipis. Dan di mobil jadi nggak enak suasananya.
  • Mama memakai popok dewasa yang harganya lumayan. Popok dewasa ini diganti setiap mau solat. Coba bayangkan mama untuk jalan-jalan setengah hari perjalanan. Biasanya untuk solat zuhur sampai maghrib di jalan, menghabiskan 3 popok. Dimana satu popok harganya 11 ribu, berarti 11 ribu x 3 = 33 ribu dalam sehari. Jadi kalau dalam seminggu mama diajak jalan 3 kali, berarti mama menghabiskan popok dewasa 1 bungkus isi 10 buah seharga 110 ribu dalam seminggu. Dalam sebulan rata-rata 4 bungkus x 110 ribu = 440 ribu. Dan itu memboroskan secara keuangan.
Alhamdulillah, saat kami harus ke Bogor dalam rangka arisan keluarga besar, saya punya prive uricran berbentuk bubuk, sehingga tidak usah khawatir Mama rewel minta pipis di jalan. Kebayang kan, kalau tiba-tiba mama minta pipis di jalan tol, berarti harus cari rest area dulu.

Dan yang paling menyenangkan mama suka sama rasanya yang manis segar, udah kayak sirup. Pas di Bogor, mama minta minum prive uricran lagi, buat diminum, karena capek kalau suka bolak-balik pipis.

Prive uricran ini memang mudah untuk dibawa, karena kemasannya sachet kecil dan gampang disobek. Lalu gampang diminum, dengan diaduk pakai sendok. Memang prive uricran yang mengandung cranberry, berkhasiat dalam mengatasi dan mencegah anyang-anyangan, alias penyakit sering pipis tapi keluar sedikit-sedikit. Selain itu prive uricran juga menjaga agar saluran kemih kita sehat. Tahu kan, sebagai perempuan saluran kemih, merupakan salah satu organ tubuh yang harus dijaga.

Sekarang mama tidak khawatir diajak jalan-jalan, karena sudah ada prive uricran, yang membuat dirinya tidak usah capek mencari toilet setiap diajak jalan-jalan. Dan kami sekeluarga senang, karena mama terlihat lebih happy, tidak suntuk dan jenuh terus-terusan di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *